Red Bobblehead Bunny

Kamis, 07 April 2016

Teman Baru Luka Lama

berpijak di atas tanah tandus, menganga haus akan kedamaian hati
pelan pelan,, ini lubang hinaan
disini sama!! tidak!! salah besar!!
rindu rumah mama..
tapi dimana? mungkin disyurga sana
ma... aku titip salam padamu lewat tuhanku

ma.. aku bungkam semua luka
bahkan yang ini..
saya tidak salah ma..
tempat ini yang tandus..
mama pupukku kedamaian hatiku..
percuma meminta mama pulang
tapi tiketku blm tau jadwal keberangkatan..

Rabu, 06 Januari 2016

Hari Terkutuk

26 April 2014, hari itu menjadi hari terkutuk bagiku, setengah hatiku pergi, dia tidak menghiraukan perasaanku. 
Mama, orang yang paling kusayangi pergi tanpa meninggalkan salam perpisahan padaku. Tiap detiknya masih kuingat rasa pedih kehilangan. 
Mama, orang yang paling kusayangi diambil dengan dalih penyakit diabetes yang dititipkan tuhan. 
Walaupun jika dipikirkan sekarang tidak ada gunanya perjuanganku, setidaknya aku sempat merasakan berjuang untuk mamaku. 
Saat itu adalah saat terindah dimana aku merasa punya kemauan untuk merawatnya. 
Segudang kegiatan kampus untuk persiapan PKL tidak menjadi alasanku untuk tidak bisa membagi waktunya. 
Sabtu dan minggu adalah hari yang selalu aku nantikan tiap minggu untuk menjenguknya. Jakarta- Purwokerto sudah kunggap PGC dan Kalibata. 
Tidak pernah kumerasa lelah mama.. hingga saatnya tiba mama pergi, aku marah, aku sakit. Mungkin,, aku akan teus sakit, aku merindumu mah..