berpijak di atas tanah tandus, menganga haus akan kedamaian hati
pelan pelan,, ini lubang hinaan
disini sama!! tidak!! salah besar!!
rindu rumah mama..
tapi dimana? mungkin disyurga sana
ma... aku titip salam padamu lewat tuhanku
ma.. aku bungkam semua luka
bahkan yang ini..
saya tidak salah ma..
tempat ini yang tandus..
mama pupukku kedamaian hatiku..
percuma meminta mama pulang
tapi tiketku blm tau jadwal keberangkatan..
pelan pelan,, ini lubang hinaan
disini sama!! tidak!! salah besar!!
rindu rumah mama..
tapi dimana? mungkin disyurga sana
ma... aku titip salam padamu lewat tuhanku
ma.. aku bungkam semua luka
bahkan yang ini..
saya tidak salah ma..
tempat ini yang tandus..
mama pupukku kedamaian hatiku..
percuma meminta mama pulang
tapi tiketku blm tau jadwal keberangkatan..

semua akan berangkat pada waktunya.
BalasHapusjangan tergesa-gesa, jiwa yang resah.
siap bekal, siap mental.
sekali kesana tak ada jalan kembali.
perjalanan jauh, siap kayuh.
biduk berlalu, sayap bersatu.
semua berserah pada Yang Satu.
tempat kembali dan bertemu.
mari tunduk ruku'mu,
mari sempurnakan sujudmu,
mari panjatkan doamu,
mari nyatakan ubudiyahmu.
Tutup yang terbuka (aurat).
Jaga yang dzahir,
Pelihara yang bathin,
Kelak bahagia di sana.
Karena ada awal pasti ada akhir,
panggilan bisa datang kapan saja,
tiada yang tahu siapa nyana?
Sekarang di dunia, kelak esok pergi ke sana.