Nian terjal bukit singgahan
Tersisa hanya satu pijakan
Merunduk diam memikirkan
Apa yang akan terjadi,
Apa yang akan terjadi
Tidak satupun bunyi rumput ku dengar
Hanya satu kesempatan
Melangkah
Atau dilangkahi
Kiranya bisa berbalik arah
ah, sayang,
Reruntuhan batu mengucur melewati alis mataku
kulihat ke atas.
sangat jauh,
hembusan semangat muda menerpaku,
gerakan gesit nan optimis
sejuk melihat,
terlintas dipikiranku,
merangkak? atau memanjat?
"tentu saja memanjat!!"
coba lihat,
seberkas cahaya melambai,
maukah bergabung?
"tentu mau"
belum kurasa,
tapi bisa ku bayang
siraman sinar itu, pasti menyejukan
walaupun lama,
tapi akan kukerahkan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar